Panduan Staffahli

Cara membuat laporan keuangan UMKM, langkah demi langkah

Jawaban singkat

Laporan keuangan UMKM dibuat dari catatan transaksi yang dicatat berpasangan (debit dan kredit), lalu diringkas menjadi laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, dan catatan atas laporan keuangan. Mulailah dengan memisahkan uang pribadi dan uang usaha, lalu catat setiap transaksi lengkap dengan buktinya.

Apa saja isi laporan keuangan UMKM?

Standar akuntansi untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (SAK EMKM) disusun Ikatan Akuntan Indonesia agar UMKM dapat menyusun laporan dengan cara yang lebih sederhana. Dasarnya akrual: transaksi dicatat saat terjadi, bukan saat uang berpindah. Laporan yang lazim disusun ada tiga.

  • Laporan posisi keuangan (neraca): apa yang usaha miliki (aset), apa yang usaha tanggung (liabilitas), dan modal pemilik (ekuitas) pada satu tanggal.
  • Laporan laba rugi: pendapatan dikurangi beban selama satu periode.
  • Catatan atas laporan keuangan: penjelasan kebijakan dan rincian angka penting.

Usaha yang memakai SAK EP biasanya juga menyusun laporan arus kas dan laporan perubahan ekuitas. Cara memilihnya ada di panduan memilih SAK EMKM atau SAK EP.

Tujuh langkah menyusun laporan keuangan

  1. Pisahkan uang pribadi dan uang usaha. Satu rekening dan satu dompet usaha. Tanpa ini, angka laba tidak bisa dipercaya.
  2. Tetapkan tanggal mulai dan saldo awal. Catat kas, bank, piutang, persediaan, aset, utang, dan modal pada hari pertama pembukuan.
  3. Catat setiap transaksi beserta bukti. Penjualan, pembelian, biaya, setoran modal, prive atau penarikan pemilik, dan pembayaran utang.
  4. Jurnal berpasangan. Setiap transaksi memengaruhi minimal dua akun. Jumlah debit harus sama dengan jumlah kredit.
  5. Pindahkan ke buku besar dan susun neraca saldo. Neraca saldo memperlihatkan saldo setiap akun dan menjadi dasar laporan.
  6. Susun laporan. Laba rugi dari akun pendapatan dan beban, posisi keuangan dari akun aset, liabilitas, dan ekuitas.
  7. Periksa kontrol. Aset sama dengan liabilitas ditambah ekuitas, saldo kas cocok dengan kas fisik, saldo bank cocok dengan rekening koran, dan tidak ada akun yang bersaldo janggal.

Contoh jurnal saldo awal

AkunDebitKredit
1110 KasRp18.750.000
1120 BankRp31.250.000
3110 ModalRp50.000.000
JumlahRp50.000.000Rp50.000.000

Contoh ilustrasi dengan angka rekaan. Setiap jurnal harus seimbang: jumlah debit sama dengan jumlah kredit.

Kesalahan yang paling sering terjadi

  • Uang pribadi dan uang usaha bercampur, sehingga laba tidak menggambarkan usaha yang sebenarnya.
  • Piutang dan utang tidak dicatat karena belum ada uang yang bergerak.
  • Persediaan tidak dihitung, sehingga harga pokok penjualan dan laba keliru.
  • Biaya dibayar di muka atau penyusutan aset tidak diakui pada periodenya.
  • Catatan tertunda berbulan-bulan, lalu disusun ulang dari ingatan.

Bagaimana Aplikasi (+) LABA membantu

Aplikasi (+) LABA menurunkan jurnal berpasangan dari transaksi yang Anda catat, lalu menyusun laporan sesuai SAK dan menjalankan kontrol di atas. Transaksi yang tidak bisa dijurnal seimbang ditolak, bukan dipaksa. Hasilnya berstatus draf sampai Staffahli Anda membacanya. Bila Anda sudah punya laporan lama, unggah saja dan jadikan saldo awal.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah UMKM wajib memakai akuntan?

Tidak ada kewajiban umum untuk memakai akuntan agar usaha kecil mulai membuat laporan. Anda dapat mencatat sendiri. Bantuan Staffahli berguna bila laporan dipakai untuk bank, investor, atau pajak.

Apa beda pencatatan dan pembukuan?

Dalam perpajakan, pencatatan dan pembukuan adalah dua istilah berbeda. Yang berlaku untuk Anda bergantung pada status wajib pajak dan omzet. Tanyakan kepada Staffahli Pajak sebelum memutuskan.

Berapa lama membuat laporan keuangan sebulan?

Bila catatan harian rapi, penyusunan laporan bulanan memerlukan waktu yang jauh lebih singkat. Waktu terbesar biasanya habis untuk merapikan catatan yang tertunda, bukan menyusun laporannya.

Siap merapikan pembukuan usaha Anda?

Coba Aplikasi (+) LABA gratis 30 hari, atau tanyakan kebutuhan Anda lewat WhatsApp.

Staffahli Support

×

Atau pilih staff yang ingin Anda hubungi: