Business Model Canvas untuk UMKM: sembilan blok dan cara mengisinya
Business Model Canvas (BMC) memetakan usaha dalam sembilan blok. Lima blok berbasis angka dapat dihitung dari pembukuan: mitra utama, aktivitas utama, sumber daya utama, struktur biaya, dan arus pendapatan. Empat blok tentang pelanggan hanya bisa dikonfirmasi pemilik usaha.
Sembilan blok BMC
Blok yang bisa dihitung dari angka
Pembukuan yang rapi sudah memuat jejak mitra (pemasok dan kreditur), aktivitas (beban operasional), sumber daya (aset tetap dan karyawan), struktur biaya, dan arus pendapatan. Karena itu lima blok ini bisa diturunkan dari data, dan alokasi bebannya dikontrol agar cocok dengan total beban di laporan.
Blok yang hanya Anda yang tahu
Segmen pelanggan, proposisi nilai, hubungan pelanggan, dan saluran bergantung pada pemahaman Anda tentang pelanggan. Aplikasi tidak menebaknya. Isian Anda tersimpan dan ikut dalam paket laporan.
Gunanya bagi usaha kecil
BMC yang dibangun dari angka sungguhan memperlihatkan dari mana pendapatan berasal, ke mana biaya terbesar mengalir, dan seberapa bergantung usaha pada satu mitra atau satu pelanggan. Itu bahan diskusi yang berguna dengan Staffahli atau bank. Lihat cara Aplikasi (+) LABA menyusunnya.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah BMC wajib untuk UMKM?
Tidak ada kewajiban umum. BMC membantu pemilik membaca model usahanya, dan sering diminta dalam pembinaan atau pengajuan pembiayaan.
Seberapa otomatis BMC di Aplikasi (+) LABA?
Setiap laporan menghasilkan BMC sembilan blok. Blok berbasis angka dihitung mesin. Blok pelanggan Anda konfirmasi, dan angkanya ikut terisi bila transaksi mencatat klien dan lini layanan.
Siap merapikan pembukuan usaha Anda?
Coba Aplikasi (+) LABA gratis 30 hari, atau tanyakan kebutuhan Anda lewat WhatsApp.